.
| Sumber : pixabay.com / geralt |
Setiap layanan media sosial dan aplikasi yang muncul memiliki fitur dan pelayanan yang menjadi sebuah keunggulan dan ciri khas masing-masing. Hal ini menyebabkan, setiap aplikasi kini memiliki nilai lebih masing masing, sehingga saling bersaing dalam ketatnya dunia industri khususnya dunia media sosial.
Contoh mencolok dari persaingan media sosial di dunia hiburan saat ini yaitu, banyak media sosial seperti Youtube dan Instagram yang memunculkan fitur video pendek yang mirip dengan fitur aplikasi Tiktok. Misalnya short video pada Youtube dan reels di Instagram yang bertujuan menarik perhatian dan memperebutkan pengguna seiring popularitas media sosial Tiktok yang menyediakan fitur berbagi video singkat. Dengan menambah fitur tersebut, aplikasi Youtube dan Instagram mampu bersaing dengan Tiktok dalam berkompetisi melayani pengguna yang menyukai konten video singkat.
Lalu bagaimana suatu media sosial dibuat? Dalam pengembangannya, media sosial juga memerlukan metodologi, seperti halnya dalam penelitian maupun pengembangan software pada umumnya.
Adapun urutan dari metodologi tersebut yaitu :
- Rumusan masalah
- Desain solusi
- Implementasi
- Pengujian (pengembang, pengguna)
- Dokumentasi
- Kembali lagi ke implementasi dan pengujian (opsional)
Tidak semua sosial media menyediakan pengembang dan proses pengembangan dari fitur dan layanan yang mereka sediakan untuk pengguna. Terdapat media sosial yang hanya membeli atau mengakuisisi suatu media sosial lain untuk diadopsi ke dalam sistem mereka dan juga brandnya sehingga lebih praktis. Selain itu juga, ada beberapa perusahaan media sosial yang hanya mengakuisisi suatu media sosial untuk dihentikan atau dibunuh guna mengarahkan pengguna pada pasar agar menggunakan produk mereka.
Setiap media sosial saat ini berlomba-lomba dalam mengembangkan sistemnya sehingga dapat semakin menarik perhatian dan memberikan manfaat bagi setiap pengguna. Tanpa melakukan pengembangan, media sosial akan kehilangan pengguna, penurunan keuntungan perusahaan, dan bahkan akan terjadi penutupan media sosial.
| Sumber: ichi.pro |
Dalam pengembangan software, terdapat istilah SDLC ( Software Development Life Cycle) atau dikenal dengan daur hidup pengembangan software. dengan menerapkan SDLC suatu sistem akan dikembangkan secara maksimal dengan biaya yang efisien. Adapun langkah kerja SDLC yaitu:
- Identifikasi masalah
- Perencanaan
- Perancangan
- Pembangunan dan pengembangan
- Pengujian
- Pemasaran
- Pemeliharaan
Bukti kehadiran saya
| 25 Oktober 2021 |
Komentar
Posting Komentar