![]() |
| Sumber : pixabay.com |
Awal mula saya mengenal media sosial yaitu dimulai sejak saya duduk di bangku SD. Pada saat itu saya mulai mengenal aplikasi facebook, dari orang tua saya. Saya sebenarnya tidak menggunakan facebook secara aktif sejak SD dan hanya sebatas memiliki akun saja.
Berdasarkan sumber dari lifewire.com, bahwa facebook mulai digunakan pada bulan Februari, 2004 di Harvard University oleh Mark Zuckerberg dan kawan-kawannya. facebook pada awalnya hanya digunakan oleh mahasiswa di Universitas Harvard. Kemudian pada tahun 2016, Facebook dibuka untuk umum dengan batasan umur diatas 12 tahun.
Kemudian, pada saat kelas lima sampai enam SD, saya mulai mengenal online game. Saya memaikan game tersebut bersama teman-teman sekolah. Game yang terkenal pada saat itu yaitu Clash of Clans dan Line Let's Get Rich.
![]() |
| Sumber : pixabay.com |
Berdasarkan sumber di internet, game tersebut mulai dirilis pada awal tahun 2012. Dengan akses main yang online, game tersebut mampu membangun interaksi sosial kepada pemain dimanapun secara real-time. Namun saat ini, kedua game tersebut mulai menurun penggunaanya, akibat persaingan dan mulai banyak bermunculan mobile game baru, yang tentu lebih menarik bagi pengguna. Seperti contohnya Mobile Legends dan PUBG Mobile yang kini sedang unggul dalam dunia e-sport.
![]() |
| Sumber : pixabay.com |
Selain dunia game, saya juga mulai mengenali aplikasi Youtube sejak SD. Pada saat itu, saya dan teman saya sering menonton video-video hiburan dan gameplay yang disediakan di Youtube. Karena pada saat itu teman saya memiliki akses internet yaitu wifi di rumahnya. Youtube mulai berdiri pada bulan Februari 2005 dan menjadi media berbagi video hingga saat ini.
Kemudian di awal SMP, saya mulai menggunakan messenger untuk berkomunikasi dengan teman-teman. Aplikasi yang pertama saya gunakan yaitu Blackberry Messenger atau sering kita kenal dengan BBM. Media sosial ini mulai rilis pada tahun 2013 akhir. Aplikasi ini mampu memudahkan kita dalam melakukan komunikasi jarak jauh dengan akses internet. Contohnya, saya mampu berkomunikasi dengan teman SMP dengan letak rumah yang berbeda-beda. Namun sayang, pada tahun 2019, BBM resmi ditutup penggunannya. Selain aplikasi BBM, saya juga menggunakan messenger lainnya seperti Whatsapp dan Line dalam berinteraksi online.
![]() |
| Sumber : pixabay.com |
Lanjut, pada tahun 2016 saya mulai menggunakan media sosial Instagram. Media sosial ini pada awalnya dirilis pada tahun 2010, namun diambil alih Facebook pada April 2012. Aplikasi ini menyediakan layanan berbagi foto maupun video kepada sesama pengguna. Saya pada awalnya menggunakan aplikasi ini untuk membagikan foto hasil gambaran saya menggunakan pensil warna. Namun saat ini, saya dapat menggunakannya dalam banyak hal, seperti promosi acara, bisnis dan lain-lain.
![]() |
| Sumber : pixabay.com |
Kemudian pada tahun 2018, pada awal SMA saya mengenal aplikasi Tiktok. Media sosial ini sebenarnya sudah dirilis pada September 2016 di China, kemudian tersebar di seluruh negara. Saya sebenarnya tidak memiliki dan menggunakan media sosial ini secara langsung, melainkan hanya melihat konten tersebut di aplikasi media sosial lain. Hal tersebut disebabkan karena melejitnya penggunaan Tiktok, sehingga konten video pada tiktok sampai tersebar ke berbagai media sosial lainnya. Pada tahun 2020 sudah tercatat terdapat lebih dari 850 juta unduhan pada aplikasi ini.
Sebenarnya, masih banyak lagi media sosial yang bermunculan pada perjalanan hidup saya. Terdapat beberapa media sosial yang jatuh dan meredup, contohnya BBM. Tedapat juga media sosial yang muncul dan berkembang secara cepat seperti Tiktok. Ada juga media sosial yang diakuisisi oleh perusahaan lain, contohnya Instagram dan Whatsapp yang diambil oleh oleh Facebook. Perjalanan media sosial yang jatuh bangun ini menandakan kompetisi media sosial yang cukup tinggi dalam memperebutkan pengguna. Sehingga pada saat ini, setiap media sosial yang ada berusaha dalam memaksimalkan fitur-fiturnya demi memuaskan para pengguna.
Bukti kehadiran saya :






Komentar
Posting Komentar